Jumat, 24 Oktober 2014
M. Taufiq Tetap Fokus Bermain Untuk PERSIB 1933
Pertandingan PERSIB 1933 VS Mitra Kukar Dapat di saksikan Para Bobotoh
Minggu, 13 Oktober 2013
Suwita Nilai Tak Ada Kendala Soal Usia Tantan
Meski usia striker Tantan memasuki 31 tahun, mantan pemain PERSIB di era 2000an, Suwita Pathamenilai hal itu bukan masalah besar. Suwita mengaku keraguan beberapa orang akan kemampuan pemain asal Lembang tersebut mengingat faktor usia tidaklah begitu berpengaruh.
Menurut mantan kapten tim PERSIB ini, kualitas Tantan masih layak diperhitungkan walau pun umurnya telah masuk kepala tiga. Selain itu, Suwita mengulas soal kemampuan Tantan dalam mengolah si kulit bundar di lapangan bisa dikatakan semakin matang.
"Tantan kalau lihat umur 31 masih bisa menunjukkan performanya, Ia kemampuannya stabil sejak diPersitara (Jakarta Utara) dan grafiknya naik terus sampai sekarang," ujar Suwita.
Suwita menambahkan, usia 31 tahun bukan halangan, asalkan Tantan dapat menunjukan kualitas terbaiknya. "Jadi tidak ada kendala kalu masalah umur," katanya.
Tantan sendiri saat ini telah memiliki kesepakatan dengan pelatih kepala PERSIB, Djadjang Nurdjaman, untuk memperkuat skuat Maung Bandung di Indonesia Super League (ISL) 2013-2014. Ia pernah memperkuat Persitara dan musim lalu membela Sriwijaya FC. ***
Kamis, 10 Oktober 2013
Tony, Pemain yang Terus Mengalami Peningkatan
Peningkatan permainan Tony tersebut terlihat dari jumlah pertandingan yang dilakoninya. Pada musim ini Tony sering mendapat kepercayaan dari pelatih kepala PERSIB, Djadjang Nurdjaman untuk menjaga lini belakang tim Maung Bandung.
Pada musim pertama berkostum PERSIB di Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, Tonybermain sebanyak 32 kali dengan mengumpulkan 2.816 menit.
Sedangkan pada musim ISL 2012-2013, pemain yang pernah berkostum Persija Jakarta ini bermain sebanyak 34 kali dengan jumlah 2.900 menit. Selain itu, dalam segi produktivitas gol, walau seorang pemain belakang, Tony juga menyumbangkan 2 gol bagi tim PERSIB. ***
Rafi Berpesan Agar Sergio Jalani Pemulihan Cedera
Sergio mengalami cedera saat bermain di turnamen Menpora Cup belum lama ini. Menurut dokter tim PERSIB, Rafi Ghani, cedera paha kanan yang dialami Sergio jika dipaksakan terlalu beresiko.
"Rasa nyerinya ada di bagian pangkal paha kanan. Sebenarnya sudah sedikit membaik, tapi ternyata saat di lapangan terasa lagi. Soalnya kondisinya masih penyembuhan jadi belum benar-benar sehat," kata Rafi, Rabu (09/10).
Rafi menambahkan, Sergio juga sempat mengikuti latihan Timnas untuk melawan Timnas Timor Leste beberapa waktu yang lalu tapi. Namun, laga tersebut urung digelar.
Mengingat kondisi SvD yang tak stabil, Rafi menyarankan agar kembali ke Bandung untuk menjalani pemulihan.
"Saya terus koordinasi sama dokter Timnas. Saya juga sudah titip agar latihannya bertahap. Hasil USG dan MRI ada penebalan jaringan otot. Jadi, daripada beresiko lebih baik dipulangkan saja," ujarnya. ***
Selasa, 08 Oktober 2013
Soal Masa Depan, Naser Tunggu Keputusan Manajemen
Pemain asal Suriah Naser Al Sebai hingga saat ini mengaku belum mengetahui nasibnya di PERSIB. Pemain yang kerap beroperasi di lini belakang ini pasrah pada keputusan jajaran pelatih dan manajemen.
Keinginan tetap berada bersama PERSIB masih sangat besar dirasakannya. Bahkan, jika terpaksa tidak direkrut pun ia mengaku akan tetap mendukung di luar lapang menjadi seorang Bobotoh.
Ia mengakui pada musim lalu, dirinya kurang memberikan kontribusi yang maksimal bagi tim asuhan Djadjang Nurdjaman. Beberapa masalah seperti Keterangan Izin Tinggal Sementara (Kitas) yang memakan waktu cukup lama membuatnya absen dalam beberapa laga.
"Saya intropeksi diri musim kemarin yang bermain kurang maksimal. Tapi saya ingin tetap berada di PERSIB," ungkap Naser di mes PERSIB, Senin (7/10).
Ayah dua anak ini menjelaskan, adanya aturan main yang dikeluarkan oleh PSSI menjadikan dirinya belum dapat mengambil sikap. Ia mengaku masih menunggu kepastian regulasi itu.
"Saya masih menunggu tentang peraturan jumlah pemain asing oleh federasi Indonesia. Tapi kalau tidak di PERSIB saya mungkin tidak akan bermain di liga Indonesia. Saya sudah sangat nyaman di Bandung apalagi bersama PERSIB," katanya. ***
Perwakilan DC United Tinjau Stadion Siliwangi
Perwakilan DC United melakukan peninjauan Stadion Siliwangi, Selasa (08/10). Peninjauan itu dilakukan sebagai persiapan kedatangan timnya ke Indonesia untuk melakoni laga persahabatan dengan PERSIB akhir tahun ini.
Dalam kunjungannya, perwakilan DC United yang didampingi Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Risha Adi Widjaya, terlihat mengecek ketinggian rumput lapangan, ruang ganti pemain serta tribun penonton.
Tim Amerika Serikat yang berencana melakukan pertandingan ini, tidak lepas dari peran Erick Thohirsebagai petinggi dari kedua klub. Thohir merupakan Wakil Komisaris Utama PT PBB.
Selain Stadion Siliwangi, DC United pun akan meninjau Lapang Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. ***
