Bram sendiri turut memenuhi sidang yang digelar Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Pusat yang berkantor di Senayan, Jakarta. Ia mengatakan, pihak Komdis memberikan syarat kepada PERSIB untuk memerangi flare dan tindakan tidak terpuji lainnya termasuk rasis sebagai syarat lolos dari sanksi tersebut.
"Salah satu syaratnya adalah kita harus memerangi flare dan rasisme baik nyanyian atau menggunakan kaos atau atribut yang bertuliskan atau menggambarkan obyek yang identik rasis," kata Bram.
Bram menambahkan, meskipun PERSIB lolos dari sanksi materi, pihaknya pun wajib memastikan pertandingan pada 26 Oktober nanti berjalan sempurna. Sebab, ancamannya adalah pengurangan tiga poin bagi PERSIB.
"Jika pertandingan nanti masih ada flare, PERSIB akan dapat hukuman berat. Jadi, flare tidak boleh dinyalakan baik sebelum, saat ataupun seusai pertandingan. Kita berharap kerjasa manya dari semua," ucapnya.
No Flare And No Rasis!

0 komentar:
Posting Komentar