Kamis, 03 Oktober 2013

Kasus Rasisme Messi Ditutup, Djadjang Berharap Tak Terulang Lagi

Penyelidikan kasus dugaan rasisme yang menimpa pemain PERSIBMbida Messi resmi ditutup. Komdis PSSI tidak menemukan bukti kuat untuk menyidangkan tindakan pelecehan sara yang terjadi saat PERSIB bertemu Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo, 28 Agustus lalu.

Pelatih Kepala PERSIBDjadjang Nurdjaman mengatakan, pihaknya kesulitan membawa bukti tindakan tidak terpuji itu kepada Komdis. Pertemuan yang berlangsung, Rabu (02/10) di Jakarta ini pun akhirnya menutup kasus tersebut.

"Ketua Komdis, Hinca Pandjaitan menanyakan kejadian di Maguwoharjo. Kami menjelaskan kejadian saat itu. Sulit buat kami membawa bukti. Itu kelemahan kami. Jadi karena tidak cukup bukti, kasus ini dianggap selesai," kata Djadjang.

Secara pribadi baik Djadjang maupun Messi menerima keputusan tersebut. Harapan kedepannya hal itu tidak terjadi kembali bukan hanya kepada timnya namun kepada semua di dunia olahraga.

"Kami bisa menerima ditutupnya kasus tersebut. Saya berharap tidak terjadi lagi ke depannya," harapnya.

 Djadjang menjelaskan, pertemuan dengan Komdis hanya untuk mengklarifikasi. "Jadi saya hanya klarifikasi. Saya maupun Messi menegaskan bahwa pernyataan itu bukan bohong," jelasnya. ***

Ditulis Oleh : Sulistiono // 23.52
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll

About